Kera adalah hewan yang sering ditemui di daerah hutan atau pegunungan. Sebenarnya cukup langka menemukan kera di permukiman karena hewan ini tidak terlalu bersahabat dengan manusia, sehingga dapat menimbulkan ancaman atau kerusakan jika dibiarkan.
Sayangnya banyak orang yang justru tertarik untuk memelihara monyet di rumah, padahal hewan ini sebenarnya tidak termasuk dalam kategori hewan peliharaan. Tentu sajastatementdi atas didukung oleh beberapa alasan berikut ini yang juga akan menjelaskan mengapa monyet bukanlah hewan peliharaan yang tepat.
1. Memerlukan ruang yang besar
Tentu saja kamu perlu menyadari bahwa merawat monyet bukanlah hal yang biasa karena memang hewan ini terbiasa hidup di alam bebas. Monyet melakukan aktivitas dengan berpindah dari satu pohon ke pohon lain dengan cara bergelantungan, sehingga tidak cocok jika harus tinggal di dalam rumah.
Jika kamu tetap ingin memelihara kera di rumah, maka kamu perlu menyediakan ruang yang luas agar hewan tersebut dapat bergerak dengan nyaman. Tentu saja hal ini harus dipersiapkan secara matang karena jika area tidak sesuai, kera akan mudah mengalami stres yang berdampak pada kesehatannya.
2. Bahaya yang muncul akibat perilaku hewan yang agresif
Jika kamu menganggap bahwa monyet adalah hewan yang menarik dan menggemaskan, maka pendapatmu tersebut salah. Secara alami, monyet justru bisa menjadi hewan yang sangat ganas dan berbahaya bagi manusia karena sering kali menyerang.
Biasanya bahaya yang dimiliki monyet ini mulai muncul ketika mencapai kematangan seksual, karena memiliki gigi atau cakar yang cukup tajam sehingga dapat menyerang siapa pun yang dianggap mengancamnya. Tidak heran jika monyet bukanlah hewan peliharaan yang ramah dan sesuai untuk manusia.
3. Masalah perizinan
Memilih untuk memiliki monyet ternyata lebih rumit dibandingkan memutuskan untuk merawat anjing atau kucing. Faktanya, kamu harus melalui proses pengajuan izin terlebih dahulu, terutama jika monyet yang kamu pelihara termasuk dalam spesies yang langka.
Biasanya terdapat peraturan hukum khusus yang melarang kepemilikan monyet, sehingga diperlukan izin khusus jika seseorang tetap ingin memeliharanya. Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya, dalam Pasal 21 ayat 2 disebutkan bahwa setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa dilindungi baik dalam keadaan hidup maupun mati.
Jika kamu sengaja melakukan pelanggaran tersebut, kamu dapat dihukum penjara maksimal lima tahun serta denda sebesar Rp100 juta. Jika kamu tidak sengaja melakukan pelanggaran tersebut, hukumannya adalah penjara paling lama satu tahun dan denda maksimal Rp50 juta.
Oleh karena itu, wajar jika monyet dianggap sebagai hewan yang kurang cocok untuk dipelihara karena proses pengaturan dan perundang-undangan yang biasanya membingungkan.
4. Perawatannya sulit
Terlihat wajar jika seseorang berpikir bahwa monyet bukanlah hewan yang cocok untuk dipelihara di rumah karena masalah perawatan. Perawatan yang diperlukan oleh hewan ini tidak bisa dilakukan secara asal, terlebih jika kamu memperoleh monyet dari habitat alaminya.
Anda memerlukan berbagai jenis perawatan khusus untuk monyet, terutama dari dokter hewan yang berpengalaman dalam menangani primata. Hal ini karena monyet bisa saja rentan menghadapi berbagai masalah kesehatan, sehingga membutuhkan perawatan yang tepat.
5. Kemungkinan penyebaran penyakit yang berasal dari hewan
Anda perlu memahami bahwa kera ternyata merupakan hewan yang sangat rentan menularkan penyakit.zoonotik.Inilah yang perlu benar-benar dijaga oleh banyak orang sebelum memutuskan untuk menelantarkan di rumah karena berbagai risiko ini dapat menimbulkan ancaman yang cukup besar.
Kera mungkin saja membawa atau menyebarluaskan penyakit-penyakitzoonotikbagi manusia, misalnya seperti virus ebola, virus simian imunodefisiensi, hingga virus herpes B. Oleh karena itu, jika nekat memelihara monyet, maka risiko penyebaran penyakitzoonotikdan akan lebih rentan terjadi.
Pada dasarnya, memelihara monyet di rumah tidak boleh dilakukan secara asal, terlebih karena statusnya yang ilegal. Meskipun demikian, masih ada beberapa orang yang ingin memiliki monyet di rumah demi memenuhi rasa percaya diri dan keinginan pribadi mereka. Monyet pada dasarnya bukanlah hewan peliharaan!
Question | Answer |
|---|---|
Mengapa kera dianggap bisa menjadi sangat berbahaya ketika sudah dewasa? | Kera memiliki naluri liar yang kuat. Ketika mencapai masa dewasa seksual, tingkah laku mereka sering kali berubah menjadi agresif, tidak terduga, dan suka mempertahankan wilayah. Mereka memiliki gigi tajam dan kekuatan fisik yang mampu menyebabkan cedera parah pada manusia. |
Apakah kera mampu menyebarakan penyakit kepada manusia? | Ya. Kera bisa membawa berbagai penyakit zoonosis (penyakit yang menyebar dari hewan ke manusia) seperti virus Herpes B, tuberkulosis, hingga parasit yang dapat menyebabkan kematian pada manusia. Di sisi lain, penyakit ringan manusia seperti flu biasa juga bisa berakibat fatal bagi kera. |
Apakah kera dapat dilatih untuk menggunakan toilet seperti anjing atau kucing? | Sangat sulit. Kera tidak memiliki kemampuan otot yang sama untuk mengontrol buang air seperti hewan peliharaan rumah. Mereka sering kali buang air di tempat-tempat sembarangan, yang berpotensi menyebabkan masalah kebersihan dan kesehatan yang parah di dalam rumah. |





Comments
Post a Comment