
PRODUSEN pesawat PilatusAircraft Ltd. menyampaikan bahwa Kementerian Pertahanan melalui PT E-System Solutions Indonesia telah menandatangani perjanjian pembelian 12 unit pesawat.jet tipe PC-24 dari SwissBelasan pesawat jet ini akan digunakan untuk pelatihan pilot transportasi, misi pengangkutan udara, serta sebagai alat komunikasi di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Kepala Eksekutif Pilatus Aircraft, Markus Bucher, menyatakan bahwa kontrak pembelian ini menunjukkan adanya hubungan jangka panjang antara perusahaan dengan pihak Indonesia dalam memenuhi kebutuhan armada udara negara tersebut. “Kami menghargai kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Pertahanan Indonesia kepada Pilatus,” ujar Markus melaluiketerangan resminya pada 30 Maret 2026.
Pilatus Aircraft adalah perusahaan pesawat asal Swiss yang telah beroperasi sejak tahun 1939. Perusahaan ini terkenal dengan kualitas produk yang tinggi dalam memproduksi pesawat turboprop dan jet bisnis, khususnya seri PC-6, PC-12, serta PC-24. Pesawat-pesawat ini umumnya digunakan untuk keperluan transportasi, pengangkutan pasukan, intelijen, dan pelatihan militer.
Meskipun perusahaan tersebut telah secara resmi mengumumkan tentang pembelian PC-24 oleh Indonesia, Kementerian Pertahanan menyatakan bahwa semua hal tersebut masih berada dalam tahap pembicaraan. Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Rico Ricardo Sirait mengatakan bahwa saat ini pihaknya belum menentukan keputusan akhir. "Belum ada penganggaran. Masih dalam proses evaluasi kebutuhan operasional," ujar Rico kepadaTempomelalui pesan singkat pada Senin, 6 April 2026.
Spesifikasi Jet Pilatus PC-24
Meskipun kepastian pembelian masih dalam proses, sebaiknya Anda mengetahui spesifikasi pesawat jet asal Swiss tersebut. Berdasarkan informasi dari situs resmi perusahaan, pesawat ini memiliki kecepatan jelajah maksimum 440 KTAS (Knots True Airspeed) yang setara dengan 815 kilometer per jam.
Jet PC-24 dapat terbang pada ketinggian maksimum 45.000 kaki, kecepatan kenaikan 3.960 kaki, dan kecepatanstallatau kecepatan minimum yang diperlukan pesawat untuk menghasilkan gaya angkat sebesar 83 KIAS.
Pesawat ini memiliki berat lepas landas maksimum sebesar 18.740 pon, dan berat saat kosong bahan bakar mencapai 14.660 pon. Panjang pesawat dari ujung depan hingga ekornya mencapai 55 kaki 2 inci atau sekitar 17 meter. Tingginya mencapai 17 kaki 4 inci yang setara dengan 5,2 meter.
Pesawat ini memiliki dua sistem kendali penerbang, dua set pedal kemudi yang mencakup pedal rem, serta kursi kemudi yang bisa disesuaikan. Pesawat juga dilengkapi dengan dua speaker di kokpit. Sementara itu, sumber dayanya menggunakan mesin produksi Williams International dengan model FJ44-4A QPM yang mampu menghasilkan daya dorong lepas landas sebesar 3.420 lbf per mesin.
Comments
Post a Comment