
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atauBMKGmemprediksi kemungkinan hujan masih akan terjadi di Jakarta pada hari ini, Jumat 10 April 2026. Kemungkinan hujan hari ini dikatakan memiliki intensitas lemah tetapi merata di seluruh area.
Potensi hujan lembap juga terdapat di sebagian besar daerah sekitar. Hanya wilayahKabupaten Tangerangwilayah yang diprediksi oleh BMKG memiliki potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat lebih tinggi dibanding daerah lainnya di Jabodetabek.
Sebagai informasi, BMKG membagi tingkat curah hujan menjadi beberapa kategori. Hujan ringan didefinisikan sebagai curah hujan antara 5 hingga 20 mm per hari. Untuk hujan dengan intensitas sedang, besarnya curah hujan berkisar antara 20 hingga 50 mm per hari. Sementara itu, hujan lebat memiliki kisaran curah hujan 50 hingga 100 mm per hari; sangat lebat jika mencapai 100 hingga 150 mm per hari; dan hujan ekstrem terjadi ketika curah hujan melebihi 150 mm per hari.
Data peta distribusi curah hujan Jabodetabek dari BMKG menunjukkan bahwa wilayah Tangerang atau sisi barat Jabodetabek menerima hujan hampir setiap hari dalam lebih dari seminggu terakhir. Intensitas hujannya bisa mencapai 89 mm per hari atau termasuk hujan lebat seperti yang tercatat pada Jumat pekan lalu, 3 April 2026.
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan terjadinya banjir di berbagai tempat di wilayah Kabupaten Tangerang. Banjir tersebut berlangsung dalam beberapa hari karena tanggul sungai yang rusak tidak mampu menahan kenaikan debit air.
Di Kecamatan Tigaraksa terdapat tujuh desa atau kelurahan yang terendam, yaitu Desa Margasari, Kelurahan Kadu Agung, Desa Matagara, Desa Pasir Nangka, Desa Pasir Bolang, Desa Cisereh, dan Desa Pematang. Jumlah penduduk yang terkena dampak minimal 512 kepala keluarga (KK) dengan total 1.675 jiwa.
Tujuh desa terkena dampak dari meluapnya sungai yang mengelilingi kawasan tersebut. "Meluapnya Sungai Cimanceuri, Cipayaeun, dan anak Sungai Ciranjeuen menyebabkan tujuh desa di delapan lokasi terdampak," kata Camat Tigaraksa Cucu Abdul Rrosied pada hari Rabu lalu sebagaimana dilaporkanAntara.
Di sisi lain, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Achmad Taufik menyampaikan bahwa berdasarkan evaluasi data bencana yang terkumpul pada 4-7 April 2026, jumlah total warga yang terkena dampak banjir mencapai 3.186 jiwa. Selain Tigaraksa, tiga kecamatan lainnya juga terdampak banjir, yaitu Legok, Pagedangan, dan Jambe.
Comments
Post a Comment