Sebelum era media sosial, hiburan utama masyarakat pada masa lalu lebih banyak diisi oleh televisi. Pada saat musim liburan tiba, televisi akan menayangkan film-film yang sesuai dengan tema tertentu. Jika mendekatiLebaran, acara yang ditayangkan tidak jauh dari film-film sederhana asal Timur Tengah. Bisa juga berupa drama keluarga yang cocok ditonton oleh semua kalangan usia.
Intinya, pada masa itu stasiun televisi berperan sebagai kurator film bagi penonton umum. Berbeda dengan sekarang. Munculnya layanan media over-the-top (OTT) memungkinkan kamu menjadi kurator film sendiri.
Belum tahu film apa yang ingin kamu tonton saat libur Lebaran nanti? Coba gunakanrekomendasi filmberikut ini adalah sumber inspirasinya. Dikumpulkan dari berbagai layanan OTT yang tersedia di Indonesia.
1. Di Bawah Pohon Ara (2021)
Biasanya, film yang berlatar pedesaan menggambarkan kehidupan warga lanjut usia. Hal ini sesuai dengan fakta bahwa generasi muda lebih cenderung pergi ke kota besar. Sutradara Erige Sehiri mencoba pendekatan yang berbeda. Ia memilih untuk mengikuti kehidupan sekelompok remaja Tunisia yang bekerja di perkebunan selama liburan sekolah.
Banyak dari mereka memainkan peran sebagai diri mereka sendiri. Yang menarik, meskipun tergolong pemula, penampilan mereka terasa alami. Kamu akan disajikan pemandangan pedesaan Tunisia yang hijau sambil mendengarkan percakapan anak-anak muda di bawah pohon ara. Sederhana, tetapi menyenangkan untuk ditonton.
2. Di Manakah Rumah Teman Itu? (1987)
Di manakah Rumah Teman?merupakan karya klasik yang wajib kamu tonton sekali dalam hidup. Latar ceritanya berada di sebuah desa di Iran pada tahun 1980-an dengan tokoh utama seorang anak laki-laki bernama Ahmed. Ia secara tidak sengaja membawa pulang buku tugas temannya dan merasa bersalah.
Meskipun dilarang oleh ibunya, ia berani mencari rumah teman sekelasnya sendirian. Hanya dengan nama depan dan nama belakang, Ahmed harus berjuang melawan waktu yang terus mengikuti.
Dari sudut pandang Ahmed yang sederhana dan cerita yang tidak rumit, sutradara Abbas Kiarostami mampu menggambarkan budaya serta kondisi politik dan ekonomi Iran pada masa itu. Jika penasaran, film klasik Iran ini sedang diputar di MUBI.
3. Wadjda (2012)
Rumus Abbas Kiarostami sebelumnya menjadi dasar bagi film-film serupa beberapa dekade berikutnya.Wadjda merupakan salah satu film yang memanfaatkan sudut pandang anak-anak dalam menggambarkan kondisi masyarakat di suatu wilayah.
Judulnya diambil dari nama tokoh utamanya, seorang anak perempuan yang sangat ingin bisa bersepeda. Namun, prasangka gender di Arab Saudi membuat impiannya yang sederhana itu tidak tercapai. Petualangan Wadjda juga tayang melalui layanan streaming MUBI.
4. DHH (2017)
DHHjuga bisa menjadi pilihan film yang cocok ditonton saat libur lebaran. Film asal India ini menggambarkan kehidupan sehari-hari tiga teman dekat. Sebagai anak-anak, masalah yang mereka alami pun biasa saja. Tidak jauh-jauh dari ujian dan hubungan mereka dengan orang-orang dewasa di sekitarnya.
Terkadang masalah mereka dianggap remeh, padahal bagi anak-anak, masalah tersebut bisa menjadi tantangan terbesar dalam kehidupan mereka. Pesan yang ingin disampaikan oleh film komedi ini adalah demikian. DHHkamu bisa menontonnya di Netflix.
5. Alcarras (2022)
Drama yang berlatar Catalunya ini juga bisa kamu tonton bersama keluarga besar. Ceritanya mengisahkan belasan anggota keluarga Sole yang selama beberapa generasi tinggal dan hidup dari sebuah perkebunan buah. Tanpa menyadari, selama ini mereka tidak memiliki sertifikat kepemilikan yang sah.
Saat pemilik tanah berubah pikiran, keluarga Sole terpaksa harus meninggalkan perkebunan itu. Dinamis, rumit, dan dilengkapi dengan adegan yang menyentuh, ini merupakan salah satu drama keluarga yang patut ditonton. Terlebih jika kamu menyukai tema sosial ekonomi dalam film, bisa menjadi bahan diskusi menarik.Alcarras sedang tayang di MUBI.
6. Anak Baru (2015)
The New Kidberperan sebagai Benois, anak laki-laki berusia 12 tahun di Prancis yang baru saja masuk sekolah menengah pertama. Upayanya untuk memiliki teman gagal sama sekali. Benois akhirnya berada di tingkat terbawah dalam hierarki sosial, yaitu anak-anak yang sering kesepian atau dianggap "aneh".
Awalnya menolak dan enggan, Benois justru merasa nyaman ketika berada bersama teman-teman barunya di kelompok tersebut. Petualangan Benois dan teman-temannya dalam mencari identitas diri dapat kamu tonton melalui KlikFilm.
Mungkin tidak semua film di atas sesuai dengan selera kamu. Namun, kamu dapat menggunakannya sebagai inspirasi untuk menyusun daftar film libur Lebaran sendiri.
Question | Answer |
|---|---|
Apa saja judul film dari Indonesia yang sangat disarankan karena ke sederhanaan alur ceritanya? | Keluarga Cemara. Film ini menggambarkan kehidupan nyata tentang bagaimana sebuah keluarga tetap utuh dan bahagia meskipun menghadapi tantangan finansial. Pesannya sangat jelas: hal terpenting yang dimiliki adalah keluarga. |
Film apa yang pantas ditonton untuk mengingat keindahan persahabatan masa kecil? | Laskar Pelangi. Meskipun telah menjadi film ikonik, perjuangan sepuluh anak di Belitung dalam memperoleh pendidikan ini senantiasa memberi semangat dan rasa terima kasih, sangat cocok ditonton bersama keluarga besar pada hari raya. |
Film apa saja yang disarankan untuk orang-orang yang menyukai suasana kampung yang damai? | Little Forest (baik versi Jepang maupun Korea). Film ini menceritakan seorang perempuan yang pulang ke kampung halamannya untuk berkebun dan memasak hidangan khas. Film ini sangat menenangkan (healing) dan mengingatkan penonton akan keindahan kehidupan yang sederhana. |






Comments
Post a Comment