PORTAL PAPUA -Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Pertanahan memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-43 pada 13 Maret 2026.
Untuk memperingati Hari Bakti Rimbawan yang jatuh pada 16 Maret, dilakukan kegiatan penanaman pohon di sekitar SMA Negeri Lapago.
Penghijauan tersebut merupakan salah satu aktivitas utama dalam rangkaian perayaan yang telah disiapkan sebelumnya. Selain penanaman pohon, terdapat juga berbagai kegiatan lain yang dijadwalkan untuk merayakan momen tersebut.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Lorentz, Yakob Kosmas Auri, S.Sos., mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Bakti Rimbawan yang akan diperingati pada 16 Maret, sesuai dengan petunjuk dan instruksi yang telah diberikan.
Ia menjelaskan bahwa dalam rangka kegiatan tersebut terdapat beberapa program yang diadakan dalam berbagai bentuk aktivitas sosial dan lingkungan. Salah satunya adalah penghijauan yang dilakukan di sekitar SMA Negeri Lapago.
"Ada beberapa kegiatan yang dilakukan dalam rangkaian acara ini, salah satunya adalah kegiatan yang telah kami lakukan hari ini di SMA Negeri Lapago di Jayawijaya," ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berlangsung dalam peringatan tahun ini, tetapi terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini.
"Dengan harapan apa yang dilakukan hari ini dapat dilanjutkan dalam momen-momen serupa pada tahun-tahun mendatang, sehingga tidak berhenti di sini, tetapi terus berkelanjutan hingga tahun-tahun berikutnya," katanya.
Selanjutnya ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting bagi kalangan pemuda, khususnya para siswa yang menjadi bagian dari masa depan wilayah tersebut.
“Kami berharap hal ini dapat memberikan makna bagi generasi yang akan datang, khususnya bagi adik-adik pelajar, terutama siswa SMA Negeri Lapagos di Kota Wamena atau Ujaya-Ujaya yang sama-sama kita cintai,” tutupnya.
Melalui kegiatan penanaman pohon ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dapat terus berkembang di kalangan siswa dan masyarakat, sehingga lingkungan yang hijau dan berkelanjutan dapat disampaikan kepada generasi mendatang.
Di sisi lain, Ketua KNPI Papua Pegunungan, Kalvin Penggu menyampaikan bahwa Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Papua Pegunungan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan terhadap berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan hidup serta sektor pertanian di daerah tersebut.
Wakil pemuda yang tergabung dalam PEMUDA menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon yang dilakukan pemerintah setempat merupakan tindakan yang baik dan layak didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
“Kami dari KNPI Provinsi Papua Pegunungan mengapresiasi pemerintah provinsi Papua Pegunungan terkait peningkatan lingkungan hidup yang telah hadir dan memiliki program yang luar biasa,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa langkah pemerintah dalam memperhatikan sektor pertanian serta menjaga kelestarian lingkungan membawa harapan baru bagi masyarakat di Papua Pegunungan.
"Dari dasar pertanian yang saat ini saya lihat, saya merasa bangga. Karena hijauan di Papua Pegunungan ini memang harus kita jaga bersama," ujarnya.
Menurutnya, organisasi pemuda siap mendukung serta mengawasi setiap kebijakan pemerintah yang terkait dengan perlindungan lingkungan dan pengembangan wilayah.
"Maka kami dari PEMUDA siap mengawasi segala program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan hidup bersama instansi-instansi terkait. Kami sangat mendukung dan siap," katanya.
"Maka kami dari PEMUDA siap mengawasi segala program yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, khususnya yang berkaitan dengan lingkungan hidup bersama instansi-instansi terkait. Kami sangat mendukung dan siap bergerak maju bersama," katanya.
Ia juga menganggap kegiatan penanaman pohon yang dilakukan saat ini sebagai tindakan nyata dalam menjaga kelestarian alam di Papua Pegunungan.
"Kemudian Pak Kepala Sekolah akan mengawasi agar ke depan terjalin kerja sama dengan pemerintah. Karena hal ini juga menjadi perhatian khusus agar ke depan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan kembali," katanya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan harapan kepada Gubernur Papua Pegunungan agar lebih memperhatikan kondisi pendidikan di daerah tersebut, khususnya di SMA Negeri Lapango.
"Terakhir, Bapak Gubernur perlu melihat ini. Karena ini adalah SMA Negeri Lapango, sebuah nama besar dari Lapango. Jadi Bapak Gubernur perlu melihatnya, dan dinas-dinas terkait juga bisa datang untuk melihat, khususnya Dinas Pendidikan," tutupnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Sekolah SMA Negeri Unggulan Lapago, Denius Kogoya, S.Pd. M.Pd., menyampaikan bahwa seluruh keluarga besar SMA Negeri Unggulan Lapago mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan.
"Pada kesempatan ini, Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanian, serta pihak konservasi Taman Lorentz yang hari ini bersama-sama memperingati Hari Bakti Rimbawan ke-43," katanya.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diwujudkan melalui tindakan nyata berupa penanaman pohon di lingkungan sekolah, sebagai wujud perhatian terhadap lingkungan sekaligus pembentukan karakter bagi siswa.
"Hari ini kami melakukan kegiatan penanaman pohon di halaman dan sekitar SMA Negeri Unggulan Lapago," katanya.
Selain itu, pihak sekolah juga menghargai kehadiran berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan tamu undangan yang turut serta dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Kami selaku pimpinan sekolah di sini sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, khususnya Dinas Lingkungan Hidup serta beberapa dinas OPD yang telah hadir bersama tamu undangan lainnya untuk menyaksikan dan turut serta dalam kegiatan penanaman pohon ini," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat menjaga keberlanjutan alam terus berkembang di kalangan pemuda, sekaligus memperkuat kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam merawat lingkungan di Papua Pegunungan," ujarnya.
Comments
Post a Comment