
Ulasan dan Cara -, KUDUS- Michael Bambang Hartono, salah satu pemimpin dan pendiri bersama Grup Djarum, meninggal pada hari Kamis (19/3/2026) pukul 13.15 waktu Singapura.
Tokoh pengusaha ternama dan salah satu individu paling kaya di Indonesia akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Godo, Rembang, besok Rabu (25/3/2026).
Mobil jenazah berwarna hitam mulai memasuki area halaman GOR Djarum, Jati, Kudus, hari Minggu tanggal 22 Maret 2026 pukul 20.15.
Di belakang mobil jenazah itu terdapat dua bus dan sejumlah kendaraan yang masuk ke dalam kompleks GOR Djarum Jati secara beriringan.
Pada saat yang bersamaan, terdengar suara nyanyian rohani. Lagu tersebut menyertai kedatangan jenazah bos Djarum, Michael Bambang Hartono.
Beberapa saat kemudian, sejumlah petugas berpakaian hitam mengangkat peti mati berwarna cokelat dari mobil jenazah dan meletakkannya di atas kereta roda.
Petugas berpakaian hitam mendorong peti mati masuk ke GOR Djarum Jati.
Selain bunga yang terpajang di halaman, terdapat ratusan karyawan yang seragam memakai pakaian putih berbaris sepanjang halaman GOR Djarum.
Mereka menunduk saat jenazah tiba sebagai wujud penghormatan terhadap bos mereka yang telah meninggal dunia.
Ratusan karyawan tersebut mewakili puluhan ribu karyawan PT Djarum yang berada di Kudus.
Salah satu di antaranya, Harti (44), penduduk Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kudus.
Mata Harti terlihat berkaca-kaca ketika jenazah tiba di GOR Djarum.
"Haru, ikut berbelasungkawa," kata Harti.
Sebagai seorang karyawan, kedatangan Harti ke GOR Djarum untuk menyambut jenazah almarhum Bambang Hartono merupakan bentuk penghormatan.
Apalagi ia telah bekerja selama 25 tahun di PT Djarum.
Harti merasa perlu memberikan rasa hormat.
"Harapan saya, Djarum selalu maju terus, berkembang dan berhasil," ujar Harti yang selama ini bekerja di pabrik Djarum Kliwon dan kemudian pindah ke pabrik Djarum Bakalankrapyak.
Rekan kerja lainnya, Zulfan Zubaidi (36), juga demikian.
Pria dari Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kudus, terlihat mata yang berkaca-kaca.
Meskipun belum pernah bertemu langsung dengan atasan mereka, Zulfan mengungkapkan rasa sedihnya atas kepergian sang pengusaha besar.
"Meskipun beliau memberikan nafkah kepada saya secara khusus dan kepada karyawan Djarum secara umum," kata Zulfan, yang telah bekerja selama 10 tahun di PT Djarum.
Atas kematian Bambang Hartono, Zulfan menyampaikan belasungkawa.
Menurutnya, bisnis yang telah dibangun oleh Bambang Hartono menjadi warisan seorang pengusaha yang turut berkontribusi dalam membangun perekonomian di Indonesia. Menurut pandangannya, usaha yang dirintis oleh Bambang Hartono merupakan warisan sebagai seorang pengusaha yang ikut berperan dalam mengembangkan ekonomi Indonesia. Ia berpendapat bahwa bisnis yang telah dibangun oleh Bambang Hartono menjadi kenangan sebagai seorang pengusaha yang turut berkontribusi dalam memajukan perekonomian di Tanah Air.
Sementara Ketua Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja (SP) Rokok, Tembakau, Makanan, dan Minuman (RTMM) PT Djarum, Ali Muslikin menyampaikan, setidaknya 500 karyawan PT Djarum turut serta dalam menyambut kedatangan jenazah Michael Bambang Hartono.
Mereka mewakili puluhan ribu karyawan PT Djarum yang berada di Kudus.
"Kami turut berduka atas kematian salah satu pemilik perusahaan kami yang telah tiba di Kudus. Kami mengerahkan 500 karyawan untuk menyambut kedatangan beliau," ujar Ali.
Jenazah Bambang Hartono diarak ke GOR Djarum Jati Kudus sejak 22 Maret 2026 hingga akhirnya dibawa ke pemakaman keluarga di Dukuh Godo, Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang pada 25 Maret 2026.
Diketahui bahwa bos Djarum, Michael Bambang Hartono, telah meninggal dunia pada hari Kamis, (19/3/2026), di salah satu rumah sakit di Singapura.
Jenazah dibawa dari Singapura ke Jakarta pada tanggal 20 Maret 2026.
Di Jakarta, jenazah akan disemayamkan di rumah duka Grand Heaven Jakarta mulai tanggal 20 hingga 22 Maret.
Penghormatan
Jenazah Michael Bambang Hartono akan diarak di GOR Djarum hingga hari ini Selasa (24/3), sebelum dikuburkan di Rembang keesokan harinya.
Selama masa tersebut, hubungan, karyawan, dan masyarakat luas diperbolehkan untuk menyampaikan doa serta penghormatan di GOR Djarum.
Pada hari Rabu pukul 08.00 akan diadakan upacara pemakaman yang diiringi dengan misa pelepasan di GOR Djarum Jati.
Berikut adalah beberapa variasi parafraze dari teks tersebut: 1. Selanjutnya, prosesi pemakaman akan dilaksanakan di makam keluarga, Dukuh Godo, Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, pada hari Rabu pukul 10.40. 2. Acara pemakaman akan diadakan di lokasi makam keluarga, Dukuh Godo, Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, pada pukul 10.40 hari Rabu. 3. Setelah itu, upacara penguburan akan berlangsung di makam keluarga yang terletak di Dukuh Godo, Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, pada Rabu pukul 10.40. 4. Rangkaian pemakaman akan diselenggarakan di makam keluarga, Dukuh Godo, Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, dengan waktu pelaksanaan pada hari Rabu pukul 10.40. 5. Berikutnya, acara pemakaman akan dilakukan di makam keluarga, Dukuh Godo, Desa Punjulharjo, Kabupaten Rembang, pada pukul 10.40 hari Rabu.
"Beliau (Bambang Hartono--Red) adalah orang yang rendah hati, sederhana, dan cukup akrab dengan karyawan," kata Senior Manager Public Affairs PT Djarum, Purwono Nugroho.
Selain itu, Ipung, panggilan akrab Purwono Nugroho, kesederhanaan Bambang Hartono juga ditunjukkan ketika berhubungan dengan rekan kerjanya.
Ipung mengatakan, yang tidak kalah penting adalah keberhasilan Bambang Hartono dalam membangun usahanya tidak terlepas dari suasana kekeluargaan yang selama ini dibentuk.
"Nilai-nilai Djarum sebagai sebuah keluarga terlihat dari beliau," ujar Ipung.
Kenangan Hariyanto
Mitos bulu tangkis Indonesia, Hariyanto Arbi, memiliki kenangan khusus terhadap tokoh Michael Bambang Hartono.
Bagi dia, figur bos grup Djarum tersebut adalah sosok yang tidak terlalu menonjol.
“Jika Pak Bambang Hartono yang saya kenal, beliau itu rendah hati,” ujar Hariyanto Arbi.
Kemudian yang masih terkenang dalam pikiran Hariyanto Arbi, Bambang Hartono adalah sosok yang penuh semangat dan tekun.
Prinsipnya, menurut Hariyanto Arbi, melakukan kebaikan untuk Indonesia harus didasari dengan semangat yang kuat.
Bambang Hartono memperhatikan olahraga bulu tangkis.
Dengan klub PB Djarum, Bambang Hartono memberikan perhatian khusus.
"Dari bulu tangkis, (PB Djarum) sejak dulu telah melahirkan banyak legenda bulu tangkis," ujar Hariyanto.
Di sisi lain, Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum pemimpin Djarum Michael Bambang Hartono di GOR Djarum, pada hari Minggu (22/3/2026) malam.
Sam'ani menyampaikan belasungkawa yang mendalam terhadap kematian pemimpin Djarum Group.
Menurut Sam'ani, PT Djarum dianggap memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung berbagai program pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik melalui bidang ekonomi, sosial, maupun kegiatan keagamaan.
Diwakili oleh Pemkab Kudus, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan dukungan Djarum Group dalam berbagai program yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kudus," ujar Sam'ani.(Rifqi Gozali)
Comments
Post a Comment