Melalui pesannya, Kepala Sekolah di Pondok Pesantren Alfalah Biru, Ustadz Eden Salman Farisi, menyampaikan pendapatnya mengenai operasional pabrik tersebut, Selasa (24/03/2026).
Kehadiran Ciomy tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga menyumbang nilai sosial dan keagamaan yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar, ungkap Ust. Eden.
Menurut Ust. Eden, salah satu sumbangan nyata dari pabrik Ciomy adalah menciptakan kesempatan kerja bagi warga setempat.
Di tengah situasi ekonomi yang sulit, kehadiran industri semacam ini dianggap mampu menjadi jawaban untuk mengurangi tingkat pengangguran di daerah tersebut.
Kehadiran pabrik ini jelas menawarkan kesempatan kerja bagi penduduk. Hal ini sangat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki penghasilan tetap, ujarnya.
Namun, hal yang paling dihargai oleh Ustadz Eden bukan hanya masalah ekonomi. Ia menyoroti adanya pembinaan keagamaan yang diberikan kepada karyawan dalam lingkungan kerja pabrik.
Karyawan, menurutnya, tidak hanya bekerja dengan profesionalisme, tetapi juga diberikan nilai-nilai spiritual melalui kegiatan rutin seperti pengajian dan pelaksanaan salat berjamaah.
Selain itu, penerapan aturan berpakaian yang sesuai dengan ajaran agama Islam juga merupakan bagian dari budaya kerja di pabrik tersebut.
Karyawan wanita memakai pakaian muslim yang pantas, sedangkan karyawan laki-laki juga tampil rapi dan sopan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya memperhatikan bisnis, tetapi juga dalam membentuk kepribadian. jelasnya.
Selanjutnya, Ust. Eden mengatakan bahwa kehadiran pabrik Ciomy memberikan semangat kepada masyarakat sekitar untuk mulai berani memulai usaha sendiri.
Ia berharap, pada masa mendatang semakin banyak warga yang termotivasi untuk membangun usaha sendiri sebagai bagian dari kontribusi dalam mendukung perekonomian wilayah.
Ini dapat menjadi semangat bagi warga kami. Bahwa membangun usaha bukanlah hal yang mustahil. Justru ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran, tambahnya.
Tidak hanya itu, Ust. Eden menyoroti bentuk kepedulian sosial perusahaan yang juga tampak melalui pemberian bantuan kepada masyarakat.
Menurutnya, menjelang Hari Raya Idulfitri, pabrik Ciomy memberikan sebanyak 1.000 paket hadiah kepada warga yang tinggal di sekitar area pabrik.
Bingkisan itu dibagikan kepada warga di dua lingkungan RW, yaitu RW 01 dan RW 02.
Proses pendistribusian dilakukan oleh ketua RW setempat agar bantuan bisa tepat sasaran dan merata kepada warga yang memerlukan, terang Eden.
Ust. Eden menganggap tindakan tersebut sebagai wujud nyata perhatian perusahaan terhadap lingkungan sosial sekitarnya.
Ia mengatakan, program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Ini adalah bukti nyata bagaimana perusahaan hadir tidak hanya untuk kepentingan bisnis, tetapi juga peduli terhadap lingkungan sekitarnya, ujarnya.
Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjalankan bisnis secara bertanggung jawab, sekaligus berpartisipasi dalam penguatan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan karyawan, masyarakat, serta lingkungan sekitar.
Pada akhir pernyataannya, Ust. Eden berharap pabrik Ciomy terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar pada masa depan.
Ia juga memiliki harapan besar bahwa kehadiran industri ini dapat menghasilkan generasi yang pintar, kreatif, dan inovatif.
Semoga Ciomy terus berkembang dan tumbuh. Bukan hanya dalam hal bisnis, tetapi juga dalam memberikan pengaruh positif, menciptakan masyarakat yang lebih pintar, kreatif, serta menjadi teladan bagi orang lain, pungkasnya.(***)
Comments
Post a Comment