
KABAR GARUT.COM- Jumlah pengunjung ke Taman Satwa Cikembulan Kadungora Garut pada liburan Lebaran 1447 Hijriyah atau tahun 2026 ini mengalami peningkatan. Pantauan pada hari keempat Idul Fitri, Selasa (24/03), peningkatan pengunjung sejak H+1 Lebaran terus berlangsung, ribuan wisatawan datang secara berkala setiap harinya, sebagian besar berasal dari luar Garut.
Kepala Humas Taman Satwa Cikembulan, Willi, menyampaikan bahwa antusiasme pengunjung terlihat dari kondisi area parkir yang sering penuh dan keramaian di beberapa titik kandang hewan.
"Alhamdulillah... untuk libur lebaran tahun 2026 ini, jumlah pengunjung meningkat, suasana ramai sejak H+1 lebaran, terlihat dari parkiran yang mulai penuh dan beberapa titik lokasi satwa yang mengalami kepadatan," katanya.
Meskipun belum ada data pasti mengenai jumlah kunjungan wisatawan, pihak pengelola memperkirakan bahwa jumlah pengunjung mencapai ribuan orang setiap hari.
Bandingkan dengan lebaran tahun lalu, jumlah pengunjung pada tahun ini tercatat mengalami kenaikan yang cukup besar.
Menurut Willi, arus kunjungan diprediksi akan terus berlangsung dalam beberapa hari mendatang.
"Kemungkinan besok masih ramai, mungkin pada hari Jumat akan menurun namun ada fase kedua pada hari Sabtu dan Minggu yang kemungkinan akan mengalami peningkatan kembali," katanya.
Willi menjelaskan bahwa Taman Satwa Cikembulan menawarkan berbagai atraksi yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Hewan seperti singa Afrika, beruang, dan orang utan menjadi favorit wisatawan, terutama karena adanya program pemberian makan langsung oleh pengunjung pada waktu tertentu.
Selain itu, berbagai tampilan hiburan disediakan oleh pihak tersebut, mulai dari pertunjukan Beruang, Kucing, hingga Burung Kakaktua. Pengunjung juga bisa mengambil foto bersama burung atau hewan langka, serta menikmati kesempatan memberi makan Rusa, Kelinci, dan Merpati.
"Pada awalnya kami hanya memiliki satu pertunjukan, tetapi selama libur lebaran ini kami berusaha menyelenggarakan dua pertunjukan setiap harinya," katanya.
Willi menambahkan, dengan koleksi sekitar 480 hewan dari 115 spesies, kebun binatang ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi pengunjung berbagai usia.
"Pengunjung yang berusia dari anak-anak hingga dewasa tampak menikmati. Sebagian besar berasal dari luar kota, sambil mudik kemudian menyempatkan diri datang ke tempat ini," katanya.
Meskipun jumlah pengunjung meningkat, menurut Willi, tetapi angka tersebut masih jauh lebih rendah dibandingkan saat sebelum wabah covid-19.
"Jadi jumlah pengunjung jika dibandingkan dengan lebaran tahun lalu, jelas tahun ini mengalami peningkatan. Namun jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelum pandemi, jelas masih di bawah, karena sebelum pandemi pengunjung sangat ramai, banyak. Ya, sekarang masih di bawah," katanya. ***
Comments
Post a Comment