
Ulasan dan Cara -, SUKABUMI- Mendekati puncak arus mudik Lebaran 2026, petugas Satlantas Polres Sukabumi intensif melakukan tindakan terhadap kendaraan travel ilegal yang beroperasi di kawasan Sukabumi.
Pada hari ke-3 sebelum Lebaran, setidaknya 15 kendaraan travel ilegal telah ditangani oleh petugas karena melanggar peraturan angkutan penumpang.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi, AKP Abdurroman Hidayat, menekankan bahwa tindakan yang dilakukan bertujuan untuk memastikan keselamatan para pemudik serta menciptakan keteraturan dalam lalu lintas.
"Selain mengatur lalu lintas, kami juga telah menindak sekitar 15 kendaraan travel ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi," katanya, Rabu 18 Maret 2026 malam.
Ia menjelaskan, kendaraan yang tertangkap dalam razia langsung dikenai sanksi tilang sesuai aturan yang berlaku.
"Kendaraan yang melanggar langsung kami berikan tindakan tilang sebagai bentuk penegakan hukum dan efek jera," katanya.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa travel gelap merupakan kendaraan yang tidak termasuk dalam kategori angkutan penumpang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Kendaraan perjalanan gelap merupakan transportasi yang tidak memenuhi kriteria dan izin sebagai angkutan penumpang sesuai ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Sebelumnya, pihak kepolisian bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi telah melakukan penertiban terhadap kendaraan travel ilegal di berbagai lokasi.
Selain itu, beberapa hari terakhir terjadi tindakan penertiban yang dilakukan oleh para pengemudi angkutan umum jalur Sukabumi–Bogor di kawasan Cikidang terhadap kendaraan yang diduga merupakan travel ilegal.
Merespons hal tersebut, pihak kepolisian mengajak seluruh pihak untuk tetap mempertahankan situasi yang kondusif dan tidak melakukan tindakan yang melampaui wewenang hukum.
Di sisi lain, lalu lintas di kawasan Sukabumi pada H-3 Lebaran mulai mengalami peningkatan, baik di jalan tol maupun jalur utama.
Untuk Tol Bocimi Seksi 3, tercatat sebanyak 2.400 kendaraan yang masuk dalam sehari, menjadi angka tertinggi dalam lima hari terakhir.
"Sementara di jalur arteri, lalu lintas masih terlihat lancar, dengan dominasi kendaraan yang datang dari Jakarta dan Bogor menuju Sukabumi serta sekitarnya," katanya.
Polres Sukabumi telah menempatkan 74 personel dalam Operasi Ketupat 2025 guna memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas mudik.
Meski terjadi kenaikan, pihak kepolisian memperkirakan puncak arus mudik belum terjadi dan diperkirakan akan berlangsung pada H-1 hingga H+1 Lebaran.
"Secara umum, kondisi lalu lintas di wilayah Sukabumi masih aman, lancar, dan bisa dikendalikan," tambahnya.
Comments
Post a Comment